Selasa, 01 Oktober 2013

ILMU SOSIAL DASAR: KASUS MASALAH SOSIAL TENTANG KEMISKINAN

Angka kemiskinan & kelaparan di Indonesia sudah warning 

Kemiskinan di indonesia memang sudah menjadi masalah sosial yang sulit untuk diatasi karena banyaknya pengangguran . disini saya akan membahas kasus masalah sosial tentang kemiskinan.

Angka kemiskinan & kelaparan di Indonesia sudah <i>warning</i> 
 
The Millennium Development Goals (MDGs) yang digagas pemerintah dinilai belum tercapai secara optimal. Tak hanya itu, program Masterplan Percepatan dan Perluasan pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) juga dinilai belum bisa mengentaskan angka kemiskinan dan kelaparan.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menilai angka kemiskinan secara nasional versi Badan Pusat Statistik (BPS) yakni jika biaya pengeluaran seseorang mencapai Rp259.520 di tahun 2012. Prosentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional yakni 15,10 persen di tahun 1990 dan 12,49 persen di tahun 2011.

"Padahal target MDGs tahun 2015 prosentase kemiskinan harus di bawah 7,55 persen," ujarnya kepada wartawan di Balaikota Depok, Selasa (10/09/2013).

Nur Mahmudi menambahkan Depok sendiri angka kemiskinan jauh melebih target nasional dan MDGs yakni hanya 2,46 persen. Sebab, lanjutnya, seluruh kabupaten kota dan kepala daerah di seluruh Indonesia diamanahkan untuk mengentaskan angka kemiskinan dan kelaparan.

"Karena harga barang kita untuk memenuhi 51 jenis non makanan relatif mahal. Depok hanya 2,46 persen. Target MDG's sudah kelebihan. Di Indonesia 7,55 persen. Sebab Depok dikatakan miskin jika pengeluaran per bulan yakni Rp413 ribu," katanya.

Sementara terkait dengan angka kelaparan, tingkat konsumsi yang mencapai minimum yakni 1.400 kilo kalori per kapita per hari pada tahun 1990 atau 17 persen, dan tahun 2011 yakni 14,65 persen, masih jauh dari target MDGs 8,50 persen tahun 2015. Artinya, angka kemiskinan dan kelaparan masih ditemukan dan belum bisa mencapai target.

"Kita masih menemukan ada orang yang sangat kelaparan. Target tahun 2015, hanya 8,15 persen. Artinya Indonesia yang diamanahkan negara-negara MDGs dalam hal penanganan lingkungan hidup, kesehatan, kemiskinan, dan kelaparan, Indonesia sudah warning, sudah kena lampu kuning, kalau tak bekerja keras. Ini semua akan saya sampaikan dalam rakornas di Bali, Kamis (12/9/2013)," tutupnya.

Menurut saya jalan keluarnya adalah  kerja MDGs kurang maksimal,. karena angka kemiskinan di indonesia masih besar .menurut saya untuk mengatasi kemiskinan dan kelaparan di indonesia sebaiknya dibanyakan lapangan kerja di indonesia agar tidak banyak pengangguran . kalau berkurangnya pengangguran pasti angka kemiskinan di indonesia sedikit dan harga barang pokok makanan di murahkan agar semua dapat membeli barang barang pokok untuk makanan. dan seharusnya pemerintahpun mengambil alih dan memperbanyak bantuan sosial untuk masyarakat miskin.


 sumber :http://nasional.sindonews.com/read/2013/09/10/15/781481/angka-kemiskinan-kelaparan-di-indonesia-sudah-warning

Tidak ada komentar:

Posting Komentar